Tips Pendakian Gunung Lembu yang Wajib di Coba!

Kalian mau naik gunung tapi gak punya waktu? Atau mau naik gunung tapi agak takut untuk melewati jalur pendakian yang extreme? Tenang aja Ezytravelers, kalian bisa berkunjung ke Gunung Lembu yang berada di Purwakarta. Jalur pendakian Gunung Lembu Purwakarta ini termasuk mudah untuk kalangan pemula. Tinggi gunung ini yang hanya 780 Mdpl ini harusnya tidak menjadi halangan bagi para pemula mencoba pertama kalinya naik gunung.

Di kalangan pelajar, mahasiswa maupun karyawan memiliki banyak keinginan mendaki gunung. Sayangnya mereka masih terbentur masalah waktu dan kesiapan fisik untuk mendaki gunung. Bagi para pemula , mereka akan berpikir bahwa mendaki gunung itu memerlukan waktu yang banyak dan tubuh yang kuat. Belum lagi jika ada yang berpikir keletihan yang di dapat setelah mendaki gunung tersebut sehingga harus membutuhkan waktu istirahat yang cukup lama.

Rasanya pendakian Gunung Lembu ini lah cara yang tepat untuk mereka yang ingin merasakan mendaki gunung. Berikut tips mengenai pendakian pendakian Gunung Lembu yang patut dicoba para pemula.

 pendakian gunung lembu
Stasiun Pasar Senen (Photo by : catatansiubay)

Cara menuju Gunung Lembu dari Jakarta
Kalian tidak perlu khawatir tentang tranportasi ke Gunung Lembu. Terdapat 2 cara berbeda yang dapat kalian pilih untuk melakukan perjalanan dari Jakarta. Pilihlah perjalanan yang paling nyaman menurut kalian.
 
Menggunakan Kereta
Apabila kalian menggunakan kereta api sebagai tranportasi ke Gunung Lembu, Kalian dapat membeli tiket keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen. Tiket kereta ini dijual hanya Rp 67.000 yang bisa dibeli lewat situs  PT KAI.

Dari Stasiun Purwakarta kalian bisa menyewa mobil bak terbuka dengan kisaran harga Rp 250.000 – Rp 350.000 untuk perjalanan antar dan jemput Ezytravelers bisa turun di depan kantor desa Panyindangan / pos tani Gunung Lembu.
 
Menggunakan Bus
Nah kalo kalian pilih cara ke Gunung Lembu dengan memakai bus, kalian bisa mengawali perjalanan kalian dari terminal Kp. Rambutan Jakarta Timur. Harganya sangat murah untuk kalian disbanding kalian harus menggunakan kereta api. 

Cukup dengan Rp 25.000 – Rp 50.000 kalian sudah sampai di terminal bus Ciganea Purwakarta.Dari situ kalian bisa menyewa angkot untuk mengantarkan kalian ke depan pos Tani Gunung Lembu. Harganya hanya berkisar Rp 150.000 – Rp 250.000.

Begitu sampai di terminal Kp. Rambutan, kalian bisa memilih bus yang menuju purwakarta.
 
Info!
Tips yang paling penting, perjalanan menuju Purwakarta paling malam jam 21.00 Wib. Jadi harus mempersiapkan waktu dengan sebaik-baiknya ya guys!

pendakian gunung lembu
Gapura Gunung Lembu (Photo by : kaskus)

Sesampainya di depan kantor desa Panyindangan / pos tani Gunung Lembu. Dari titik inilah pendakian gunung Lembu kalian akan di mulai. Sebelum memulai, kalian bisa bersantai-santai dahulu di saung-saung kecil yang disediakan karena perjalanan menuju basecamp ini yang cukup melelahkan.

Setelah sudah paham mengenai tranportasi ke Gunung Lembu, Yuk langsung aja kita mulai pendakian kali ini.
 
 
Awal Pendakian Gunung Lembu
Awal pertama pendakian gunung Lembu, kalian diwajibkan mebayar uang retribusi sebesar Rp 15.000. Dalam pendakian Gunung Lembu kalian setidaknya membutuhkan waktu paling lama sekitar 4 jam untuk mencapai puncaknya. Walaupun Gunung ini terbilang rendah untuk didaki, tetapi banyak hal yang harus kalian perhatikan. Kontur tanah merah yang empuk dan licin akan menjadi penghalang besar kalian menyusuri trek di Gunung Lembu..

  pendakian gunung lembu
Jalur awal pendakian (Photo by : dongengtravel)

Selama pendakian, kalian bakal menemukan hutan bambu di trek yang cukup sulit ini. Kalian harus mewaspadai kontur tanah yang agak basah. Setelah mendaki selama 15 menit, kalian bertemu dengan pos Saung Ceria. Sebenernya ini bukan pos 1, tetapi kalian di sini bisa sekedar meregangkan kaki karena pada pos ini disediakan camping ground yang cukup luas da nada saung untuk beristirahat. 

Terlihat pemandangan yang sangat indah bisa kalian nikmati di sini. Sembari menikmati indahnya Gunung Lembu, kalian juga dapat membeli makanan yang di jual oleh warung makan di Saung Ceria ini.
 
Setelah melewati Saung Ceria, perjalanan kembali di lanjutkan menuju pos 1. Dibutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mencapai pos 1. Sama seperti di Saung Ceria, di sini terdapat warung makan dan gardu pandang untuk kembali beristirahat.
 
Info!
Ingat ya Ezytravelers, sehabis jajan di warung tersebut kalian harus tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah yang telah disediakan.

pendakian gunung lembu
Hammock di pos 1 (Photo by : dongengtravel)

Setelah dari pos 1, kalian harus menyusuri jalan yang lebih menanjak. Selama pendakian kesana, tidak ada lagi hutan bambu yang kalian temukan, akan tetapi hutan hujan tropis yang lebat yang menemani kita selama perjalanan.

Sekitar 35 menit mendaki, kalian akan sampai pada. Di pos 2 ini hanyalah jalan kecil setapak yang tidak memungkinkan kalian untuk beristirahat terlalu lama. Tidak ada area camping, saung, apalagi warung makan di pos ini. Hanya terdapat pepohonan yang akan bisa kalian lihat di sini.

Nah setelah melewati pos 2, jalur pendakian Gunung Lembu terbilang lebih santai daripada jalur yang telah kalian lewati sebelumnya. Jarak pepohonan pun sudah semakin rapat. Selama pendakian ini kalian dapat menemukan petilasan Mbah Jongrang.

pendakian gunung lembu
Petilasan mbah jongrang (Photo by : ceritapena)

Tidak begitu lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai di pos 3. Sebetulnya untuk mencapai puncak Gunung Lembu ini tidak lama lagi, tetapi bagi kalian yang merasa lelah bisa beristirahat di sini karena di pos 3 terdapat pendopo.

Selama pendakian menuju puncak Gunung Lembu, kalian akan menemukan lagi petilasan. Petilasan Mbah Raden Suryakencana ini menjadi tanda bahwa kalian sudah dekat sekali dengan puncak Gunung Lembu.
 
Info!
FYI, Waspada dalam membawa perlengkapan saat mendaki Gunung Lembu, karena di Gunung ini masih banyak kera-kera liar yang suka mengambil logistik atau barang bawaan kita.

pendakian gunung lembu
Puncak Gunung Lembu (Photo by : dongengtravel)
 
Sesampainya di Puncak Gunung Lembu, pemandangan yang kalian bisa lihat hanya pepohonan saja. Hanya ada daerah lapang yang luas untuk mendirikan tenda dan pepohonan yang menyelimuti puncak ini. 

Untuk melihat pemandangan yang benar-benar menakjubkan, kalian berjalan 100 meter kea rah bawah lalu kalian akan menemukan batu besar yang menjorok keluar. Batu besar inilah yang menjadi favorit bagi para pendaki untuk melihat sunrise. Nah, katanya batu besar ini mirip sekali dengan punggung sapi (lembu,) maka dari itu gunung ini dinamakan dengan Gunung Lembu.

pendakian gunung lembu
Gunung Lembu (Photo by : katalogwisata)

pendakian gunung lembu
Pemandangan malam hari di Gunung Lembu (Photo by : dongengtravel)

Pada malam harinya, kalian juga bisa turum ke batu Lembu untuk melihat Milky Way dan pemandangan lampu-lampu cahaya dari kabupaten Purwakarta. Buat para pemula, pengalaman ini sudah sangat memuaskan. Walaupun Gunung Lembu ini tidak terlalu tinggi tetapi kalian sudah bisa mencapai puncak gunung dan melihat pemandangan yang indah.
 
Temukan pilihan liburan kamu, banyak diskon menarik lho di sini: Paket Wisata Indonesia dan Tour Murah
 
Tetapi yang perlu diperhatikan, walaupun Gunung Lembu relatif mudah untuk mendakinya, kalian jangan meremehkan atau mengecilkan ciptaan Allah SWT. Kalian tetap harus mempersiapkan fisik dan logistik yang baik. Karena bagaimana pun kekuasaan alam itu lebih besar dari kita. Jangan lupa untuk selalu menjaga lingkungan, kebersihan dan keasrian yang ada di Gunung Lembu. See u Ezytravelers! 

Komentar

Postingan Populer